Sunday, October 26, 2014

Risalah Kelas Alumni PM: Klinik CV

Di bulan Februari 2014, usai dari penugasan Indonesia Mengajar, saya beberapa kali ikut Kelas Alumni Pengajar Muda. Isinya? Macam-macam, salah satunya adalah sesi dengan praktisi HR. Untuk pengarsipan saya sendiri, saya akan mengunggah beberapa catatan tersebut di sini.

Catatan pertama adalah dari kelas CV, tanggal 6 Februari, di bawah:



From: Masyhur Hilmy
To: <pm5im@yahoogroups.com>; 
Subject: [pm5im] Risalah Kelas Alumni PM 6 Februari 
Sent: Thu, Feb 6, 2014 12:23:58 PM 

Hikmah kelas CV, dengan Pak Taufiqurrahman[1].

Karena nganggur lagi nungguin temen, saya pengen nulis tentang hari ini. Saya datang ketiga, setelah Pak Taufiq dan Mesa, barengan masuknya sama Khai.

Yang didapatkan hari ini sebenernya banyak yang udah pernah dibahas di banyak tempat, termasuk pas OPP kemaren. Tapi yah kan, orang banyak yang Jumatan 52x setahun, isinya sama-sama aja tapi ga pernah sepi pengunjung, karena yang dibilang belum tentu diamalkan, jadi ya anggap aja ini kayak gitu. Tapi kalau yang Jumatan belum mengamalkan apa yang dikhutbahkan, mari kita mengamalkan yang bermanfaat bagi kita dari kelas CV tadi.

A. Nama file, pertama kali si Human Resource (HR) lihat CV kita.
Dos
1. Taruh nama kamu di nama filenya
2. Taruh kapan CV itu dibuat.
Contoh - "CV Masyhur Jan2014".
Don'ts
1. Tidak taruh nama kamu. Nanti kalau disave jadi ga ada bedanya sama ribuan pelamar lainnya.
2. Kasih nama hanya "CURRICULUM VITAE" saja.
3. Kasih waktu CV dibuat tapi tanpa nama.
Contoh - "Curriculum Vitae Januari" (kecuali kalau namamu Januari)
4. (Yang ini bukan dari Pak Taufiq), attach worm atau trojan yang dikasih nama "Curriculum Vitae". Tapi marilah kita bersyukur ada teknologi namanya antivirus.

B. Mukadimah
Dos
1. Kasih nama kamu di awal, dengan huruf yang lebih tebal dan besar dari tulisan lainnya. Biar keliatan itu CV siapa.
2. Langsung kasih alamat (Jl. Galuh IV no 2, misalnya), no. telp (Sebaiknya kasih no. telp yg memang dipegang. Kalau telp rumah, pastikan yang bakal angkat tahu, jangan "Halo? Aziz.. ngga ada yang namanya Aziz di sini.... Oooo Mas Mansur*!" *(no one ever calls me Aziz, and very rarely do people call me Masyhur. Mansur and Maskur compete for my name's top-two misspellings)), dan alamat email (jangan yang aneh-aneh). 
3. Boleh kasih foto, apalagi kalau yang rileks dan menjual. Tip; foto yang buat profil IM itu bagus-bagus lho, atau paling ga ya acceptable lah kalau ga bagus (sambil menghela nafas lihat profil sendiri). Ga perlu juga fotonya ukuran 5R close up, kecuali kalau kamu daftar jadi SPG rokok. Not that the profession is demeaning, being SPG, especially because they're easy on the eyes, tapi kok ya Putra Putri Terbaik Bangsa jadi SPG rokok. (kalimat terakhir jelas bukan dari Pak Taufiq, secara dia pernah di Philip Morris gitu).
Don'ts
1. Mengulangi informasi yang tidak perlu. Contohnya udah ada nama besar di atas, di bawah dikasih lagi heading Personal Information, trus ada field 'name'. Informasinya redundant
2. Menaruh informasi fisik yang ga menambah value, seperti tinggi badan dan berat badan (Again, kecuali kamu mendaftar jadi model. Kak Ria cocok nih kayaknya, excellent health pula).
3. Religion, marital status taruh aja di bagian akhir CV kalo mau dimasukin. Kalo yang bingung agamanya apa ya ga usah dimasukinlah, kecuali diminta.

C. Setelah Mukadimah.
C.I. Skills
Don'ts
1. Menaruh Proficient in MS Windows. Lah, murid-murid kita yang baru pegang laptop juga bisa MS Windows. MS Word sama aja, toh lulus dari universitas bikin skripsi pake MS Word kan? (Astro ITB malah harus pake LaTeX, lewat lah MS Word). 
2. Jangan menaruh menial/clerical works di skill. Kecuali apply jadi sekretaris. Meski kerjaannya bakal menial juga. Jauh-jauh ke Kyoto cuman jadi operator PADAMU NEGERI. Berbakti pisan.)

C.II Career objectives (tapi ga harus ada sih)
Don'ts
1. Kebanyakan buzzword
2. Terlalu panjang. (Kalau paksain mau panjang, kasih tl;dr aja kali ya)
Dos
1. Tiga baris cukup.
2. Sebut bidangnya dan kasih gambaran kenapa mau job ini. (What I did: lihat requirement-nya, buka tesaurus, masukkan kata keren yang setara)

C.III Summary (recommended buat ada)
Dos
1. Highlight apa yang menjual dari diri kamu. Contohnya, lulusan terkemuka dari Institut Tukang Belanja IPK 3,9997/4.00, berpengalaman menjadi duta budaya di 50 event internasional.
2. 3 bullet points cukup.

C.IV Competencies (dimensi kepemimpinan, kalau bahasa IMnya)
Don'ts
1. Ngelist kompetensi tersebut kita punya, tapi ga dibuktikan. Daripada buang-buang tempat, taruhlah kompetensi yang sesuai di atas elaborasi work experience. Kenapa? 
a. Makan space yang bisa dipakai buat hal lain. 
b. Ngasih umpan buat interviewer menyerang buat ngebuktiin kompetensi yang udah diklaim dimiliki. Tapi sebaliknya, kalau punya jawaban bagus buat itu sih berarti gapapa kali ya. ("Apa bukti kamu punya strong analytical skill?" "Saya menganalisa korelasi kesuburan tanah dengan sistem autokrasi tersembunyi masyarakat adat di penempatan saya di Pulau Solor dengan metodologi randomized controlled trial [2] yang membuat saya bisa mengambil kesimpulan ...." Maybe you'll be fine then.)

Do's
1. Ngelist kompetensi yang kita miliki, trus langsung dibuktikan. Contoh
Excellent in interpersonal and intercultural communications
- Facilitated roundtable sessions between Kapolsek, Headmaster, and UNDP observer in SDN Onu Bubung to resolve accussation of organized efforts to inflate students' marks during National Examination. 
2. Taruh yang seperti di atas di tiap work experience.

D. Education
Dos
1. Kalau dari universitas ternama, jual universitasnya.
2. Kalau bukan dari universitas ternama, yang tabah ya (Obviously ini bukan dari Pak Taufiq). Bisa juga education ditaruh di paling belakang setelah work experience. Pak Taufik kasih liat CVnya Furiyani, which is a good CV example, yang pendidikannya dikasih di paling belakang CV.
3. Kalau judul tesisnya keren, bisa juga dituliskan.
4. Kalau dapat beasiswa, bisa juga dituliskan. 

Don'ts
1. Taruh riwayat yang terlalu lengkap, dari PAUD, TK, SD, SMP, SMA, D3, S1, S2. Kalau misalnya S1 ya cantumkan S1 dan SMAnya saja cukup.


E. Work Experience.
Dos
1. Put some meat to explain what exactly do you do. Jadi PM? 4 bidang tugas, dengan STAR.
2. Mulailah penjelasan dengan kata-kata kerja positif. Organized, Facilitated, Promoted, Advocated, etc. (tesaurus adalah dinosaurus teman baikmu). Misalnya: Organized local youth community to volunteer as reading tutors during extra lessons for grade 1-3 students.

Don'ts
1. Tidak menjelaskan di kerjaan itu ngapain. 
2. Menjelaskan dengan kata-kata yang tidak pas: Provoked the headmasters to improve teachers' capacity. Kesannya jadi biang kerok begitu dan provokator.
3. Menjelaskan dengan kata-kata yang loyo: Typed the lesson plans for a whole semester. Ngoyo tapi ngenes dan kasian.

Terima kasih sudah membaca sampai bawah!

Salam hangat,
Masyhur

---
[1] Beliau adalah senior di Indika Energy dan salah satu mitra Indonesia Mengajar yang sudah berpengalaman dalam hal berinteraksi dengan berbagai macam karakter manusia. Terima kasih ilmunya, Pak!
[2] Disclaimer/Penyangkalan: tulisan ini tidak saya buat dengan kapasitas saya di tempat kerja sekarang, dan tidak mewakili pandangan institusi saya sekarang. Contoh ini jangan diambil seriusnya ya.

No comments: